Jun 22, 2016
admin

Kuliner Australia Barat : RIVERSMITH, Margaret River


Oleh : Philardi Ogi

Saya membalas senyum seorang ibu yang berpapasan dengan saya, ini adalah kali kelima saya membalas senyum seorang yang tak saya kenal ketika berjalan di jalan utama Bussel Highway sambil menikmati udara musim semi yang berhembus dingin di kota Margaret River, Australia Barat. Kota kecil yang menyambungkan kota Perth dan Sydney ini tidak hanya memiliki suasana kota yang tenang dan panorama perkebunaan yang indah, namun juga keramahan yang menjadi ciri khas warganya.Selain murah senyum, tidak sedikit warga kota ini yang menanyakan kabar, atau memuji topi yang saya gunakan. Bahkan seorang ibu dengan pakaian hippies menegur saya dan menayakan apakah saya dari Indonesia, dilanjut dengan cerita bagaiamana ia jatuh cinta dengan pulau Bali dan ditutup dengan undangan untuk datang ke Margaret River sunday market esok harinya agar ia bisa menunjukan koleksi perhiasan yang ia beli di Pasar Ubud. Saya berhenti di Margaret River untuk rehat makan siang, namun hanya dengan berjalan santai sebentar saja, saya sudah merasakan hangatnya suasana kota yang membuat saya jatuh cinta secara instan.

saya memasuki sebuah bangunan modern cantik, adalah Riversmith resto yang menjadi tjuan saya untuk santap siang kala itu. Sebuah Resto yang baru berdiri selama satu tahun ini mengadopsi sebuah bangunan garasi yang direjuvinasi menjadi kesan rumahan yang apik. Dengan dominasi warna putih dan penggunaan bahan kayu yang dominan pada furniturnya, setiap sudut tempat makan ini mengingatkan saya akan rumah. Ruang baca dengan kursi antik, atau ruang keluarga dilatarbelakangi buffet dengan buku sebagai dekorasi membuat saya betah berlama lama di resto ini.

Resto yang baru berdiri selama setahun ini memiliki konsep makanan segar dengan spesialisasi menu lokal, dimana bahan dari seluruh menu yang disajikan dipasok dari hasil bumi sekitar Margaret River. Menjadikan Riversmith seakan menjadi puncak pada rantai jalur distribusi pada hasil alam Margaret River.

“Kami merupakan keluarga yang besar di perkebunan Anggur, dan disekitar kami terdapat banyak perternakan dan perkebunan hasil bumi yang melimpah, lalu kami berpikir mengapa tidak mengolah semua itu menjadi sebuah produk yang bisa disajikan dalam satu menu?” ujar Karen Macdonald, pemilik resto ini.

Tidak hanya dalam bentuk hidangan, Riversmith sekaligus memperkenalkan kerajinan lokal sehari hari seperti buku, furniture, keramik, buku ataupun kerajinan tangan yang ditamplikan secara menarik.

Saya membuka hidangan dengan seasonal organic salad hasil perkebunan Margaret River. Sayuran yang masih segar dengan taburan wijen dengan bumbu yang menambah rasa manis dan gurih. Perbedaaan menonjol dengan hadirnya bayam dan sedikit keju Feta. Hidangan ini menggelitik selera makan saya.

Dilanjutkan dengan utama yaitu slow cooked lamb, Hidangan dengan daging kambing yang berasal dari perternakan keluarga Macdonald sendiri. Saya di peringatkan Sophie, seorang pramusaji saat itu bahwa untuk memasak daging yang dengan suhu sedang dalam waktu yang lama ini akan menyita waktu cukup lama untuk dihidangkan, tapi saya tidak menyesal memilih hidangan ini. Dagingnya yang empuk dan juicy dihidangkan diatas roti yang renyah dan ditemani sayuran segar sebagai pemanis.

dilanjutkan dengan hidangan Spaghetti Carbonara, yang sebenarnya adalah hidangan untuk anak anak, namun porsinya ternyata cukup besar untuk orang dewasa. yang spesial dari spaghetinya adalah bumbu homemadenya yang gurih manis, dengan takaran yang pas dan sayuran pandamping yang renyah.

Saya menutup hidangan saya dengan memesan eskrim rhum raisin homade dan segelas fresh juice pilihan hari itu, yaitu campuran buah naga dan buah jeruh yang segar. Untuk pengunjung yang menyukai wine, dalam daftar menu makanan dituliskan rekomendasi wine yang cocok dengan hidangannya.

Riversmith memberikan cerminan, bagaimana interaksi sosial menghasilkan sebuah sentra kuliner yang bukan saja memberikan pengalaman lidah yang menggugah selera, namun memberikan pengalaman cta rasa sesungguhnya dari hasil alam Margaret River. Karena dari hidangannya merupakan contoh dari bagaimana hubungan masyarakat lokal yang baik antara pertanian, peternakan cara masak dan memaksimalkan hasil bumi yang melimpah dari wilayah sendiri.

RIVERSMITH
22 Bussell Highway, Margaret River, Western Australia.
08 9757 3311
0408 156 096

Leave a comment